<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>smkalislamkudus &#8211; SMK AL-ISLAM KUDUSSS</title>
	<atom:link href="https://www.smkalislamkudus.com/tag/smkalislamkudus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.smkalislamkudus.com</link>
	<description>Profesional, Produktif, Berakhlakul Karimah, Islami</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jun 2022 01:57:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.8.15</generator>
	<item>
		<title>REFLEKSI 84 TAHUN YP AL-ISLAM</title>
		<link>https://www.smkalislamkudus.com/2022/06/357/</link>
					<comments>https://www.smkalislamkudus.com/2022/06/357/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[administrator]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2022 01:22:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[alislam]]></category>
		<category><![CDATA[kudushits]]></category>
		<category><![CDATA[kudusviral]]></category>
		<category><![CDATA[menara kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Milad84]]></category>
		<category><![CDATA[sditalislam]]></category>
		<category><![CDATA[smkalislamkudus]]></category>
		<category><![CDATA[SMKFARMASI]]></category>
		<category><![CDATA[SMKPANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[smpitalislam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.smkalislamkudus.com/?p=357</guid>

					<description><![CDATA[Sejarah Berdirinya Yayasan Perguruan Al-Islam Lahirnya pergerakan nasional pada awal tahun 1900-an nampaknya membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Indonesia, terlebih saat dikeluarkannya kebijakan Politik Etis yang salah satunya &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sejarah Berdirinya Yayasan Perguruan Al-Islam</p>
<p>Lahirnya pergerakan nasional pada awal tahun 1900-an nampaknya membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Indonesia, terlebih saat dikeluarkannya kebijakan Politik Etis yang salah satunya memuat aspek edukasi. Kudus sebagai salah satu kota kecil yang menjadi sentra penyebaran Islam di Jawa tengah nampaknya juga turut merealisasikan kebijakan Politik Etis. Buktinya adalah pada tahun 1915 telah mendirikan Madrasah Aliyah bernama Sanawiyah Muawanatul Muslimin di bawah naungan Syarikat Islam.</p>
<p>Pada tahun 1930-an di Kudus telah berdiri sekolah yang bernama Madrasah Al-Arabiyyah Assalafiyah yang terletak di Dukuh Kauman Wetan, Desa Demaan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Lokasi tepatnya yaitu berada di belakang Masjid Agung Kudus. Madrasah tersebut dipimpin oleh ulama kelahiran Saudi Arabia yang bernama Sayyid Zain bin Abdullah Alkaf. Di samping itu, terdapat madrasah lain yang baru berdiri di Dukuh Tepasan, Desa Demangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Madrasah tersebut bernama Al-Madrasatus Sa’adah. Madrasah tersebut dipimpin oleh ulama bernama K.H Sofwan Durri (Achlish, 2000).</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-358" src="https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220614-WA0019-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220614-WA0019-300x300.jpg 300w, https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220614-WA0019-1024x1024.jpg 1024w, https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220614-WA0019-150x150.jpg 150w, https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220614-WA0019-768x769.jpg 768w, https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220614-WA0019.jpg 1279w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><br />
Mengingat kedua madrasah tersebut memiliki kesamaan dari segi tujuan dan sistem pendidikan, yang dimana keduanya berharap melalui sistem pendidikan yang mereka bangun maka akan tercipta masa depan bangsa yang lebih baik. Kedua madrasah tersebut resmi bergabung pada 6 Juni 1938 sehingga memiliki nama baru yaitu “Al-Madrasah Darul Islam” atau jika pada masa kolonial Belanda dikenal dengan istilah “Al-Islam School” (Achlish, 2000).</p>
<p>Pada masa itu, besarnya tekad para pengurus untuk meraih kemajuan lembaga sangat kuat, namun hambatan muncul ketika masyarakat belum sepenuhnya menerima keberadaan sekolah Islam yang dianggap sebagai penyebar paham radikal. Masyarakat pada masa itu menilai pemuda yang mengenakan celana pada setiap kegiatan sekolah, laki-laki dan perempuan belajar pada ruang kelas yang sama dan kegiatan kepanduan masuk kategori radikal. Sehingga muncul respon yang kurang baik dari masyarakat. Dampak dari respon tersebut membuat kedua pelopor dari masing-masing madrasah memilih untuk mundur yaitu Sayyid bin Abdullah dan K.H Sofyan Durri pada tahun 1940 M (Achlish, 2000).<br />
Mundurnya dua tokoh penting tersebut berdampak pada kepercayaan donatur terhadap lembaga Al-Islam School. Akibat dari donatur yang menjauhi Al-Islam School yaitu gedung sekolah yang pada saat itu digunakan untuk belajar terpaksa diminta kembali oleh Nitisemito karena donatur tidak mau membantu membiayai uang sewa gedung tersebut (Achlish, 2000).</p>
<p><strong>Keberlangsungan Proses Pembelajaran di Al-Islam Schoo</strong>l<br />
Untuk melanjutkan proses pembelajaran, Al-Islam School terpaksa menyewa sendiri gedung yang lebih kecil dari gedung sebelumnya dan berpindah-pindah. Pada tahun yang sama yaitu pada tahun 1940 M, kepemimpinan lembaga diambil oleh Abdurrachman Sa’id yang dibantu oleh guru-guru Al-Islam lainnya seperti Muhammad Marwi, Sjamboedi, Abdullah Alkaf, Hamid Hadi dan Chayatun. Pada akhirnya, nama lembaga yang awalnya bernama Darul Islam atau Al-Islam School diubah menjadi Perguruan Al-Islam (Achlish, 2000).</p>
<p><strong>Perguruan Al-Islam Pada Masa Pecahnya Perang Asia Timur Raya</strong><br />
Selepas perang Asia Timur Raya pada 8 Desember 1940 M, Indonesia berhasil diduduki oleh Jepang pada tahun 1942 M. Dampak dari pendudukan Jepang tersebut yaitu yang pada awalnya sistem pembelajaran menggunakan huruf Latin dan bahasa Indonesia diharuskan untuk beralih menggunakan aksara dan bahasa Jepang. Selain itu, ada kebijakan dari pemerintah yang menuai kontroversi yaitu pelaksanaan Seikerei atau ritual membungkukkan diri menghadap arah matahari yang dimana ritual tersebut sudah menjadi adat istiadat di Jepang. Akibat dari kebijakan Jepang yang bersebrangan dengan akidah Islam maka Perguruan Al-Islam memilih untuk tidak mengindahkan kebijakan tersebut. Kemudian menggunakan bahasa Arab sebagai dalam proses pembelajaran (Achlish, 2000).<br />
Pada awal tahun 1944 M, pemuda muslim di Kudus mulai berani menunjukkan aksi perlawanan terhadap pemerintah Jepang yang sudah menyengsarakan rakyat. Para pemuda tersebut menjadikan gedung Perguruan Al-Islam yang terletak di Jl. Masjid Agung Kudus No. 35 sebagai markas untuk mengatur siasat perlawanan melawan Jepang. Perjuangan pemuda muslim Kudus berbuah manis, akhirnya mereka berhasil merebut markas kekuasaan Jepang yang terletak di Jl. Pungkuran No. 81 markas tersebut digunakan sebagai gedung Perguruan Al-Islam hingga saat ini (Achlish, 2000).</p>
<p><strong>Pembentukan Yayasan Perguruan Al-Islam</strong><br />
Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 menjadi titik balik Al-Islam dalam mengubah seluruh sistem pendidikannya dengan berlandaskan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah di bawah naungan Kementrian Pendidikan dan Pengajaran RI. Sedangkan pengajaran agama mengikuti kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama RI (Achlish, 2000).<br />
Pada tahun 1947, Al-Islam membuka sekolah kejuruan berupa Sekolah Guru Al-Islam Kudus (SGAI). Proses pembelajarannya numpang di salah satu ruangan milik SD Negeri Demaan di bawah penilikan Soediran. Kepala SGAI adalah Abdurrachman Sa’id, sedangkan Majelis Guru terdiri dari Abdurrachman Sa’id (pengampu mapel PAI dan Bahasa Arab), R. Abdoel Djalal (pengampu mapel Bahasa Inggris), dr. Loekmono Hadi (pengampu mapel Ilmu Hayat), R. Soemarsono (pengampu mapel Ilmu Pasti/Eksak), R. Soedarno (pengampu mapel Bahasa Indonesia), R.Karmin (Pengampu Didaktik dan Metodik atau Ilmu Mengajar), Rachmat (pengampu Ilmu Jiwa). Sedang bertindak sebagai pelindung adalah dr. R. Ramelan. SGAI ini hanya bertahan selama 4 tahun karena situasi dan kondisi pada saat itu tidak mendukung (Achlish, 2000).</p>
<p>Berdasarkan keputusan rapat pengurus pada 2 Februari 1958, Al-Islam dijadikan Yayasan Perguruan Al-Islam dengan Akte Notaris K. Gondodiwirjo Nomor:1/1-2-1958, tepatnya pada hari Selasa tanggal 4 Februari 1958. Penetapan keputusan ini termuat dalam Berita Negara No.74 tanggal 23 September 1958.<br />
Disebutkan oleh Wakil Notaris di Kudus Kahirman Gondodiwirjo sbb:<br />
“Dengan akte saya 1 Februari 1958, didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan dan dimulai 1 Februari 1958, Yayasan Perguruan Al-Islam berkedudukan di Kudus. Tujuan: Memajukan dan/atau memperluas pengetahuan dan kecakapan putra-putri Islam Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat” (Achlish, 2000).</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Dewan Pengurus Yayasan Perguruan Al-Islam Kudus Pada Awal Pembentukan</strong><br />
Ketua I : Abdurrachman Said<br />
Ketua II : Karmain<br />
Penulis I : Rachmat Effendi<br />
Penulis II : Abdul Hamid Hady<br />
Bendahara I : Ali Baagil<br />
Bendahara II : Zainal Abidin<br />
Pembantu : Hj. Siradj Mulia<br />
Asfan<br />
Sjamboedi<br />
Ny. Markoenah<br />
Noer Said</p>
<p><strong>HARAPAN YAYASAN PERGURUAN AL-ISLAM DALAM MASA KHIDMAT KE-84</strong><br />
Saat ini Yayasan Perguruan Al-Islam memiliki 3 institusi pendidikan dari berbagai jenjang diantaranya: SDIT Al-Islam Kudus, SMPIT Al-Islam Kudus dan SMK Al-Islam Kudus dan sudah berkhidmat selama 84 tahun dalam membangun iklim pendidikan di Indonesia agar terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Besar harapan Yayasan Perguruan Al-Islam untuk senantiasa berkontribusi dalam membangun pendidikan di Indonesia agar lebih baik dari masa ke masa serta menjadi role model atau panutan bagi institusi pendidikan di luar sana.</p>
<p>Penyusun<br />
(Khoirunnis Salamah / Tim Media SMK Al-Islam Kudus)<br />
DAFTAR PUSTAKA<br />
Achlish, Alex. 2000. Al-Islam dalam Lintasan Pendidikan. Semarang: PT Adi Grafika</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkalislamkudus.com/2022/06/357/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kejar Target 5000 Karyawan Baru, PT Djarum Sosialisasi ke SMK Al-Islam Kudus</title>
		<link>https://www.smkalislamkudus.com/2022/05/kejar-target-5000-karyawan-baru-pt-djarum-sosialisasi-ke-smk-al-islam-kudus/</link>
					<comments>https://www.smkalislamkudus.com/2022/05/kejar-target-5000-karyawan-baru-pt-djarum-sosialisasi-ke-smk-al-islam-kudus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[administrator]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 May 2022 08:27:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Info Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[bkk]]></category>
		<category><![CDATA[Djarum]]></category>
		<category><![CDATA[ppdb]]></category>
		<category><![CDATA[ppdb2022]]></category>
		<category><![CDATA[ppdbjateng]]></category>
		<category><![CDATA[ppdbkudus]]></category>
		<category><![CDATA[rekrutmen]]></category>
		<category><![CDATA[smkalislamkudus]]></category>
		<category><![CDATA[SMKBISA]]></category>
		<category><![CDATA[SMKHEBAT]]></category>
		<category><![CDATA[SMKJATENG]]></category>
		<category><![CDATA[SMKKUDUS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.smkalislamkudus.com/?p=343</guid>

					<description><![CDATA[KUDUS &#8211; Berbeda dari hari-hari biasanya, hari ini Jumat sore (20/05/22) pukul 15.30 SMK Al-Islam Kudus masih tampak dipadati oleh siswa-siswi khusunya kelas XII. Pasalnya, hari ini diadakan sosialisasi dan &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1rem;">KUDUS &#8211; Berbeda dari hari-hari biasanya, hari ini Jumat sore (20/05/22) pukul 15.30 SMK Al-Islam Kudus masih tampak dipadati oleh siswa-siswi khusunya kelas XII. Pasalnya, hari ini diadakan sosialisasi dan rekrutmen tenaga kerja untuk PT Djarum Kudus.</span></p>
<p>Selain dari pihak Djarum, dalam acara tersebut hadir pula Kepala SMK Al-Islam, Waka Humas, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, Waka Sarpras, BK/BKK, dan para wali kelas XII.</p>
<p>Pada tahun ini, PT Djarum melakukan rekrutmen besar-besaran, bahkan harus turun langsung ke sekolah-sekolah untuk mendapatkan kurang lebih 5000 karyawan yang sesuai dengan kriteria untuk ditempatkan di posisi SKT.</p>
<p>Bak gayung bersambut, niat tersebut disambut hangat oleh SMK Al-Islam Kudus. Acara tersebut pun diikuti oleh 55 siswa. Bagi sekolah kejuruan seperti SMK Al-Islam Kudus, hal tersebut tentu bermanfaat untuk proses penyaluran siswa ke DU/DI, tidak terkecuali PT Djarum. Dalam acara ini pun peserta boleh langsung mengajukan lamaran.</p>
<blockquote><p><img loading="lazy" class="wp-image-344 alignnone" src="https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220520-WA0017-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300"></p></blockquote>
<p>Noor Akhlis (Kepala SMK Al-Islam Kudus) dalam sambutannya mengatakan bahwa bagi lulusan SMK, bekerja dapat meringankan beban orang tua.</p>
<p>&#8220;Bagi lulusan SMK, bekerja menjadi salah satu hal yang dapat meringankan beban orang tua&#8221;, tuturnya.</p>
<p>Selain sambutan kepala sekolah, dari PT Djarum pun turut memberikan sambutan yang diwakili oleh Anita Salim selaku Senior Manajer HRD.</p>
<p>Anita salim mengatakan bahwa tujuan utama bekerja adalah mencari uang, mencari pengalaman, dan mengembangkan diri. Namun ketika mencari pekerjaan, hal yang perlu diperhatikan adalah lingkungan tempat kerja, fasilitas yang diberikan, jenis pekerjaan, dan bonafit atau tidaknya perusahaan tersebut.</p>
<p>Lebih lanjut lagi, Anita mengatakan jika perusahaan memilih karyawan, maka yang dipilih adalah karyawan yang benar-benar serius ingin bekerja di perusahaan tersebut karena saat karyawan tersebut mantap maka hasil kerjanya pun akan maksimal.</p>
<p>&#8220;Dalam rekruitmen karyawan PT Djarum ini, yang paling kami pilih adalah calon karyawan yang memang benar-benar mantap ingin bekerja di perusahaan kami. Sebab kalau calon karyawan mantap, maka hasil kerjanya akan maksimal.&#8221;, pungkasnya. (nk)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkalislamkudus.com/2022/05/kejar-target-5000-karyawan-baru-pt-djarum-sosialisasi-ke-smk-al-islam-kudus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Akhir Masa Studi, SMK Al-Islam Kudus Laksanakan UKK bagi Kelas XII</title>
		<link>https://www.smkalislamkudus.com/2022/03/jelang-akhir-masa-studi-smk-al-islam-kudus-laksanakan-ukk-bagi-kelas-xii/</link>
					<comments>https://www.smkalislamkudus.com/2022/03/jelang-akhir-masa-studi-smk-al-islam-kudus-laksanakan-ukk-bagi-kelas-xii/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[administrator]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2022 06:08:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Info Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[KEMENDIKBUD]]></category>
		<category><![CDATA[ppdb]]></category>
		<category><![CDATA[ppdb2022]]></category>
		<category><![CDATA[sekitarkudus]]></category>
		<category><![CDATA[smkalislamkudus]]></category>
		<category><![CDATA[SMKBISA]]></category>
		<category><![CDATA[SMKFARMASI]]></category>
		<category><![CDATA[SMKHEBAT]]></category>
		<category><![CDATA[SMKJATENG]]></category>
		<category><![CDATA[SMKKUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[SMKPANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[UKK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.smkalislamkudus.com/?p=329</guid>

					<description><![CDATA[KUDUS – Berdasarkan Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang standar Nasional Pendidikan SMK/MAK, maka satuan pendidikan untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan wajib melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi peserta didik &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUDUS – Berdasarkan Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang standar Nasional Pendidikan SMK/MAK, maka satuan pendidikan untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan wajib melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi peserta didik di akhir masa studinya atau di kelas XII.</p>
<p>Uji Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik agar setara dengan kualifikasi jenjang 2 (dua) atau 3 (tiga) pada KKNI (Kerangka Kualifkasi Nasional Indonesia) dan dilaksanakan di akhir masa studi. Walaupun masih dalam masa pandemi, namun UKK tidak dapat dilakukan secara daring sehingga UKK tahun ini dilaksanakan secara tatap muka dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan. SMK Al-Islam Kudus sebagai salah satu Sekolah Menengah Kejuruan pun melaksanakan UKK tersebut untuk semua kompetensi keahlian yang dimiliki, yaitu Farmasi Klinis dan Komunitas dan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian. (9/03/2022).</p>
<p>Persiapan dalam melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK Al-Islam Kudus sudah dilakukan sejak bulan Januari lalu. Peserta didik diberikan bekal baik secara teori maupun praktik agar mereka siap mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tersebut.</p>
<p>UKK untuk kompetensi keahlian Farmasi Klinis dan Komunitas dimulai sejak hari Senin lalu dan berakhir hari ini, sedangkan UKK untuk kompetensi keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian hanya berlangsung satu hari saja yaitu hari ini. Adapun mekanisme pelaksanaan uji kompetensi keahlian program keahlian Farmasi Klinis dan Komunitas melalui LSP P3 KFI, sedangkan untuk keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian mengunakan skema penyelenggaraan uji kompetensi melalui LSP pihak ketiga (LSP-P3) Pertanian Nasional. Asesor berjumlah 2 orang yang ditunjuk oleh BNSP dan telah memiliki sertifikat asessor kompetensi yang masih berlaku dan diterbitkan oleh BNSP.<img loading="lazy" class=" wp-image-330 alignleft" src="https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-07-at-12.36.50-300x225.jpeg" alt="" width="248" height="186"></p>
<p>Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dengan lembaga sertifikasi profesi memiliki kualitas uji kompetensi yang bernilai lebih karena penetapan kelayakan uji kompetensi terstandarisasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Peserta didik yang lulus uji kompetensi tersebut akan memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh BNSP yang ditandai dengan logo garuda dengan predikat kompeten. Sertifikasi kompetensi penting bagi lulusan SMK agar dapat meningkatkan daya saing dalam mendapatkan pekerjaan dan memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan kandidat lain yang tanpa sertifikasi.</p>
<p>Dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun ini, Siti Markhatun Solikha, S.Far. (Ketua Kompetensi<img loading="lazy" class=" wp-image-331 alignright" src="https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-09-at-11.14.54-300x225.jpeg" alt="" width="276" height="207" srcset="https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-09-at-11.14.54-300x225.jpeg 300w, https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-09-at-11.14.54-1024x768.jpeg 1024w, https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-09-at-11.14.54-768x576.jpeg 768w, https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-09-at-11.14.54-1536x1152.jpeg 1536w, https://www.smkalislamkudus.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-09-at-11.14.54.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 276px) 100vw, 276px" /> Farmasi Klinis dan Komunitas) dan Naila Zulfa Itriya, S.TP. (Ketua Kompetensi Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian) berharap semoga seluruh peserta didik dapat lulus dan memiliki sertifikat yang berlogo garuda. Tak hanya itu, keduanya pun berharap semoga dengan adanya UKK tersebut peserta didik memiliki keterampilan yang kompeten sesuai kebutuhan DUDIKA.</p>
<p>“Kami berharap, semoga anak-anak dapat lulus dalam UKK tahun ini dan memiliki sertifikat yang berlogo garuda sehingga dapat memenuhi kebutuhan IDUKA nantinya.”, kata keduanya saat ditemui oleh tim media SMK Al-Islam Kudus.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkalislamkudus.com/2022/03/jelang-akhir-masa-studi-smk-al-islam-kudus-laksanakan-ukk-bagi-kelas-xii/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Surveilans PTM, Sejumlah Guru dan Sides Ikuti Screening Swab PC</title>
		<link>https://www.smkalislamkudus.com/2022/01/surveilans-ptm-sejumlah-guru-dan-sides-ikuti-screening-swab-pc/</link>
					<comments>https://www.smkalislamkudus.com/2022/01/surveilans-ptm-sejumlah-guru-dan-sides-ikuti-screening-swab-pc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[administrator]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jan 2022 04:47:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Info Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[infokudus]]></category>
		<category><![CDATA[infosekolah]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Pcr]]></category>
		<category><![CDATA[ppdb]]></category>
		<category><![CDATA[sekitarkudus]]></category>
		<category><![CDATA[smkalislamkudus]]></category>
		<category><![CDATA[swab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.smkalislamkudus.com/?p=318</guid>

					<description><![CDATA[KUDUS – Menindaklanjuti surat Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus No.440/136/11.03/2022 tentang pelaksanaan Surveilans Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, UPT Puskesmas Rendeng melakukan screening Covid-19 terhadap guru dan siswa di SMK Al-Islam &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1rem;">KUDUS – Menindaklanjuti surat Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus No.440/136/11.03/2022 tentang pelaksanaan Surveilans Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, UPT Puskesmas Rendeng melakukan screening Covid-19 terhadap guru dan siswa di SMK Al-Islam Kudus (31/1/2022).&nbsp;</span></p>
<p>Kegiatan screening yang dilakukan adalah berupa Swab PCR. Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 08.30 s.d. 09.30 WIB. Sejumlah tiga orang petugas dari UPT Puskesmas Rendeng hadir ke SMK Al-Islam Kudus guna melakukan screening tersebut. Satu orang di bagian administrasi yaitu pengumpulan fotokopi Kartu Keluarga dan fotokopi KTP, satu orang di bagian penyiapan alat, dan satu orang di bagian Swab PCR. Pada kegiatan ini diambil sampel sejumlah 10% dari jumlah Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta 30% dari jumlah siswa. Sampel tersebut dipilih secara acak baik siswa laki-laki ataupun siswa perempuan. Namun pada pelaksanaannya, siswa yang discreening tidak sejumlah 32 siswa karena kuota dari UPT Puskesmas hanya 25 siswa saja sehingga saat akan dilaksanakan Swab PCR untuk siswa yang urutan ke-29 dihentikan. Kuota screening guru pun menjadi berkurang, yaitu dari 4 orang menjadi 3 orang.</p>
<p>“Ada perubahan jumlah peserta screening dari rencana awal. Hanya sejumlah 28 siswa dan 3 orang guru yang mengikuti screening berupa Swab PCR pagi ini.”, ujar Indrayani selaku guru BK SMK Al-Islam Kudus.</p>
<p>Indrayani pun berharap bahwa dengan adanya screening tersebut, kegiatan PTM terbatas makin terkondisikan dan lancar.</p>
<p>“Semoga semua hasilnya negatif sehingga pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SMK Al-Islam Kudus dapat berjalan dengan lancar.”, pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkalislamkudus.com/2022/01/surveilans-ptm-sejumlah-guru-dan-sides-ikuti-screening-swab-pc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 12/115 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis

Served from: www.smkalislamkudus.com @ 2026-08-31 00:59:28 by W3 Total Cache
-->