Sajian Camilan Sehat dan Mengenyangkan: SMK Al-Islam Kudus Sajikan Nile Tilapia Curry Croquettes dalam Lomba Masak Ikan Milenial di Kantor Gubernur Jateng

KUDUS – Dalam rangka meningkatkan gizi dan ketahanan pangan serta mendorong peningkatan Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Jawa Tengah, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah mengadakan kegiatan Lomba Masak Ikan Milenial Tingkat Provinsi Jawa
Tengah yang juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan Central Java Fish Market #3 tahun 2024 dengan tema “Protein Ikan untuk Generasi Emas Jawa Tengah” pada hari ini, Selasa (12/11/2024).

Lomba yang semula akan dilaksanakan hari Sabtu, 2 November 2024 ini diikuti oleh siswa SMK jurusan kuliner dan sejenisnya. Jumlah peserta dalam lomba masak ini sebanyak 50 grup atau kelompok yang berasal dari sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Tengah dengan jurusan kuliner dan sejenisnya. Olahan ikan nila yang dikombinasikan dengan pasta bawang dan cabai kering menjadi bahan baku makanan yang ditentukan oleh penyelenggara.

Dalam surat edaran yang dilayangkan ke sekolah-sekolah, pihak penyelenggara menyatakan bahwa teknis memasak dilakukan di lokasi lomba dan diberi waktu 90 menit mulai dari persiapan sampai pada tahap mendisplay. Dalam kegiatan lomba masak ini pula, pihak penyelenggara memberikan ketentuan bahwa bahan makanan dan peralatan yang digunakan harus food grade (bebas dari bahan berbahaya) sehingga masakan yang dihasilkan aman bagi kesehatan. Bahkan garnish yang digunakan oleh peserta juga ditentukan harus food grade.

Sebagai salah satu sekolah kejuruan yang memiliki jurusan pengolahan pangan, SMK Al-Islam Kudus berpartisipasi dalam ajang lomba tersebut. Nile tilapia curry croquettes menjadi menu andalan yang akan disajikan dalam lomba tersebut.

“Kombinasi dari kentang, ikan dan sayur yang disajikan dalam bentuk camilan atau kroket diharapkan bisa menjadi alternatif pilihan camilan yang sehat dan mengenyangkan bagi msyarakat.”, ungkap Naila Zulfa Itriya saat ditanya oleh tim media sekolah.

Dalam lomba tersebut, SMK Al-Islam Kudus mengirimkan 2 siswa yang ditunjuk untuk mewakili sekolah. Nathania Zulfa Maulidya R. (XII APHP) dan Widya Natasga (XI APHP) menjadi siswa terpilih yang mewakili sekolah. Sebelum mengikuti lomba, siswa yang akrab disapa Nathania dan Tasha ini merasa senang walaupun sempat mengaku minder karena melihat para pesaingnya yang banyak dan dari sekolah-sekolah yang besar. Akan tetapi, dorongan dari pembimbing dan para guru di sekolah berhasil membesarkan nyali mereka yang sempat menciut.

“Bismillah semoga kita bisa maksimal saat mengikuti lomba dan bisa membawa nama harum sekolah.”, ujar Nathania saat melakukan trial error di Lab APHP pada minggu lalu.

Naila Zulfa Itriya juga mengatakan bahwa target utama untuk mengikuti lomba ini bukanlah semata-mata untuk meraih juara, melainkan sebagai salah satu media promosi agar jurusan Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) makin dikenal khusunya dalam hal membuat inovasi olahan pangan dan plating atau penyajian makanan. (nk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *