KUDUS – Masa liburan sudah usai. Tahun ajaran baru resmi dimulai pada lusa kemarin (22/07/2024). Seperti biasanya, para peserta didik baru mengikuti kegiatan awal yaitu Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau yang lebih akrab disebut dengan MPLS.
Pelaksanaan MPLS di SMK Al-Islam Kudus dilaksanakan selama tiga hari dengan mengusung tema “Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Inklusif, Berkebinekaan dan Aman bagi Semua”. MPLS dibuka secara resmi oleh Noor Cholis (Kepala SMK Al-Islam Kudus) dalam apel pembukaan yang dilaksanakan lusa kemarin. Pada MPLS tahun ini, peserta didik baru tidak hanya diperkenalkan dengan Bapak/Ibu guru dan Karyawan saja melainkan diperkenalkan juga dengan visi misi sekolah, program keahlian yang dipilih, sistem kurikulum serta asesmen bakat dan minat.

Bahkan tahun ini, usai diperkenalkan dengan lingkungan fisik dan sarprasnya, peserta didik baru juga diajak bereksperimen untuk praktik membuat produk di laboratorium program keahlian masing-masing. Peserta didik baru dapat merasakan secara bergantian untuk memegang sekaligus menggunakan alat-alat yang ada di laboratorium.
Bahkan menariknya lagi, peserta didik baru juga dibekali pengetahuan tentang bullying sebagai upaya untuk antisipasi sejak dini tentang maraknya isu dan kejadian tentang bullying di sekolah. Peserta didik baru diberikan tugas untuk memvisualisasikan tindakan anti bullying berupa poster.
Terakhir, kegiatan MPLS SMK Al-Islam Kudus ditutup dengan penandatanganan deklarasi anti bullying serta apel penutupan dengan diiringi pelepasan balon sebagai pertanda berakhirnya MPLS tahun ajaran 2024/2025.
“Alhamdulillah MPLS tahun ini sudah terlaksana dengan lancar dan benar-benar MPLS paket lengkap.”, tutur Hilda Dwi Handayani (Waka Kesiswaan)
