KUDUS – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, SMK Al-Islam Kudus kembali menggelar acara untuk menguatkan ruhiyah warga sekolah. Acara tersebut dinamai tarhib yang bertemakan Ramadan sebagai Bulan Peningkatan Kualitas Amal. Jika di tahun-tahun sebelum pandemi menyapa, tarhib biasanya digelar serentak oleh sekolah-sekolah di bawah Jaringan Sekolah Islam Terpadu, maka tahun ini SMK Al-Islam Kudus mengadakan tarhib secara mandiri. (25/3/2022)

Tarhib dimulai pukul 07.30 dan berakhir pada pukul 09.00 WIB. Acara yang dihadiri oleh Kepala SMK Al-Islam Kudus, Bapak/Ibu guru dan Karyawan serta siswa kelas X, XI, dan XII ini berlangsung dengan khidmat. Pada pra acara diisi oleh penampilan Keisya Berlian Ariesena V.S. (XIIF-A). Ia terlihat apik membawakan lagu Muhasabah Cinta milik Edcoustik.
Acara yang dipandu oleh Nur Awwaliya ini pula menghadirkan pembicara yaitu Ustazdah Arie Widiana Ristiani, S.Pd. AUD. Dalam tausiyahnya, beliau menjelaskan tentang perlunya mawas diri terhadap distraksi yang mengalihkan aktivitas ibadah kita di bulan Ramadan nanti. Diantara distraksi tersebut adalah banyaknya acara di televisi yang justru mengandung mudharat. Tak hanya itu, godaan-godaan diskon di supermarket juga menjadi salah satu yang perlu diwaspadai karena secara tidak sadar membuat kita malas beribadah. Ustadzah Arie juga menjelaskan bahwa pentingnya menyegerakan kebaikan, jangan sombong atas yang kita miliki, serta berusaha menghindari riya’.
Drs. Noor Akhlis, M.Pd. selaku Kepala SMK Al-Islam Kudus pun turut berpesan dalam sambutannya agar kita mulai mempersiapkan fisik dan mental, jasmani dan rohani dalam menyambut bulan suci nanti. Terutama jangan memakan makanan yang tidak sehat serta menjaga pola makan.
“Kita semua perlu mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadan nanti. Utamanya fisik dan mental serta jasmani dan rohani kita. Mulai dari menjaga pola makan dan mulai membiasakan makan makanan yang sehat”, tutur beliau.